SEJARAH DAN MISTERI Sejarah || Misteri || Cerita kuno || Wali songo
6. Sunan Kudus (Ja’far Shadiq) Sunan Kudus memiliki nama asli Ja’far Shadiq yang merupakan cucu dari Sunan Ampel. Jadi Ibu dari Sunan Kudus yang bernama Syarifah adalah anak dari Sunan Ampel dan Dewi Condrowati. Bisa dibilang Sunan Kudus adalah keponakan dari Sunan Bonang dan Sunan Drajat. Beliau pernah menimba ilmu dengan kedua pamannya tersebut dan juga menimba ilmu di timur tengah. Tepatnya di kota Al-Quds, Yerusalem, Palestina.
Di sanalah beliau banyak mendapatkan pengetahuan dan ilmu agama dari ulama-ulama arab. Sekembalinya ke nusantara, beliau berinisiatif untuk mendirikan pondok tempat orang-orang belajar agama. Dipilihlah desa Loram, Kudus, Jawa Tengah sebagai tempat dakwahnya.
Karena keluasan ilmu yang didapatnya dari sunan-sunan dan para ulama arab, maka beliau diminta untuk menjadi pemimpin daerah Kudus. Beliau menyanggupinya, hal tersebut merupakan jalan terbaik untuk menyebarkan dakwahnya di kalangan pejabat, priyayi dan juga bangsawan kerajaan di Jawa. Karena ilmunya yang luas inilah, Sunan Kudus diberi gelar Wali Al-‘ilmi atau orang yang berilmu luas oleh wali-wali lainnya.
Dalam berdakwah, Sunan Kudus memakai metode yang sama dengan Sunan Kali Jaga. Yakni memakai budaya setempat yang disisipi nilai islam di tengah budaya Hindu. Peninggalan dari Sunan Kudus adalah Masjid Menara Kudus yang bangunan menaranya bergaya Hindu. Nama kudus sendiri sebenarnya diambil dari nama kota tempatnya belajar agama, yakni Al-Quds.
Selain peninggalan di atas, Sunan Kudus juga mewariskan budaya toleransi antar umat beragama. Salah satu ajarannya yakni tidak menyembelih sapi di hari Idul Adha untuk menghormati umat Hindu di Kudus. Beliau memerintahkan untuk mengganti sapi dengan kerbau.